Menanti Peluncuran Satelit Palapa-E dari Indosat
Ada kabar gembira dari Indosat. Operator kuning ini memberikan informasi tengah menjalin kerjasama dengan Orbital Sciences Corporation dari Amerika Serikat, untuk rencana pengembangan satelit terbarunya yang mencakup proses desain, produksi dan peluncuran. Satelit tersebut akan diberi nama PALAPA-E yang direncanakan mengorbit di slot 150.5° Bujur Timur (BT) di tahun 2016 nanti. Kerjasama ini kabarnya untuk terus melayani berbagai kebutuhan telekomunikasi bagi masyarakat termasuk layanan sewa transponder satelit. Saat ini Indosat mengoperasikan Satelit PALAPA-C2 di slot 150.5° BT dan Satelit PALAPA-D di slot 113° BT melalui stasiun bumi nya di Jatiluhur, Jawa Barat.
05 Mei 2013
Posted by Bambang Dwi Atmoko
Perang Bintang Super Smartphone
Para vendor global unjuk kebolehan memamerkan kedigdayaannya berbekal teknologi mutakhir. Sejumlah amunisi dipersiapkan pada super smartphone andalannya sebagai bekal untuk bertarung.
New York, sebuah negara bagian di Amerika Serikat ini memiliki ikon Patung Liberty sebagai simbol kebebasan yang terkenal seantero jagat. Di tahun 2013 ini, kota metropolitan tersebut dipilih oleh sejumlah vendor smartphone terkemuka sebagai lokasi untuk peluncuran produk unggulannya. Pada akhir Januari yang lalu, BlackBerry merilis seri ponsel Z10 dan Q10 yang memakai sistem operasi BlackBerry 10. Pertengahan Februari, HTC meluncurkan seri flagship-nya HTC One. Tak ketinggalan Samsung yang pada pertengahan Maret mengenalkan smartphone Galaxy S4 di. Sehingga, layak jika kota yang dulunya bernama New Amsterdam itu dianggap menjadi ikon smartphone tahun ini.
Mengapa kota itu yang dipilih? Masing-masing vendor tentu punya alasan tersendiri. Para pengamat menganggap New York tepat dijadikan simbol perlawanan terhadap dominasi Apple yang terkenal dengan produk iPhone di Amerika Serikat. Mereka berani menantang Apple langsung di kandangnya. Menariknya, produk-produk yang dirilis oleh vendor internasional ini hadir berdekatan pada kuartal pertama tahun ini. Meski memiliki tujuan yang sama, kemungkinan kecil mereka akan berkoalisi untuk menghancurkan lawan. Karena semuanya adalah lawan yang harus ditaklukkan. Perang bintang tak terelakkan. Maka, New York sekaligus menandai sebagai tempat permulaan kompetisi smartphone yang sangat sengit ini.
New York, sebuah negara bagian di Amerika Serikat ini memiliki ikon Patung Liberty sebagai simbol kebebasan yang terkenal seantero jagat. Di tahun 2013 ini, kota metropolitan tersebut dipilih oleh sejumlah vendor smartphone terkemuka sebagai lokasi untuk peluncuran produk unggulannya. Pada akhir Januari yang lalu, BlackBerry merilis seri ponsel Z10 dan Q10 yang memakai sistem operasi BlackBerry 10. Pertengahan Februari, HTC meluncurkan seri flagship-nya HTC One. Tak ketinggalan Samsung yang pada pertengahan Maret mengenalkan smartphone Galaxy S4 di. Sehingga, layak jika kota yang dulunya bernama New Amsterdam itu dianggap menjadi ikon smartphone tahun ini.
Mengapa kota itu yang dipilih? Masing-masing vendor tentu punya alasan tersendiri. Para pengamat menganggap New York tepat dijadikan simbol perlawanan terhadap dominasi Apple yang terkenal dengan produk iPhone di Amerika Serikat. Mereka berani menantang Apple langsung di kandangnya. Menariknya, produk-produk yang dirilis oleh vendor internasional ini hadir berdekatan pada kuartal pertama tahun ini. Meski memiliki tujuan yang sama, kemungkinan kecil mereka akan berkoalisi untuk menghancurkan lawan. Karena semuanya adalah lawan yang harus ditaklukkan. Perang bintang tak terelakkan. Maka, New York sekaligus menandai sebagai tempat permulaan kompetisi smartphone yang sangat sengit ini.
03 Mei 2013
Posted by Bambang Dwi Atmoko
Tag :
Android,
BlackBerry,
BlackBerry Z10,
HTC,
HTC One,
LG,
LG Optimus G,
Review Gadget,
Samsung,
Samsung Galaxy S4,
Selular,
Smartphone,
Sony,
Sony Xperia Z,
Teknologi
Test Drive: Here Maps di Nokia Lumia Windows Phone

Nama baru dari Nokia Maps ini hadir dengan sejumlah fitur handal. Seperti dukungan untuk akses offline, navigasi turn-by-turn dengan panduan suara, augmented reality dengan City Lens, dan sebagainya.
Here Maps. Nama ini mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Here memang nama baru yang diperkenalkan Nokia pada pertengahan November tahun lalu, menggantikan Nokia Maps. Here yang artinya di/ke sini dianggap lebih memiliki rasa dan karakter sebagai layanan berbasis lokasi. Mengenai aplikasi ini, Nokia mengklaim sebagai layanan lokasi berbasis cloud pertama yang memberikan map terbaik di dunia dan pengalaman untuk menjelajah, menemukan, serta berbagi lokasi. Salah satu faktor kunci kehebatan aplikasi ini adalah karena didukung penuh oleh Navteq, penyedia data lokasi terbaik di dunia yang pada 2007 diakuisisi Nokia sebesar US$8,1 miliar. Here Maps canggih karena menawarkan fungsionalitas offline maps secara penuh, rendering peta client-side yang cepat (50 fps) dan hanya membutuhkan 10 persen dari bandwidth, dibandingkan platform peta kompetitor yang bersifat server side.
Aplikasi ini sekarang tersedia di beberapa platform, seperti Windows Phone, S40, iOS, dan website. Namun, hanya platform Windows Phone yang mendapatkan keistimewaan. Karena memang di sistem operasi buatan Microsoft ini, Nokia berjuang habis-habisan untuk bertahan di kompetisi smartphone yang kian sengit. Di platform Windows Phone yang tersedia sejak akhir Februari 2013, Nokia memecah layanan lokasi dalam beberapa aplikasi agar lebih fokus, walaupun antar satu dan lainnya saling terkait. Aplikasi tersebut adalah Here Maps, Here Drive, Here Transit, dan Here City Lens. Seperti apa kehebatan aplikasi navigasi ini? Berikut ini adalah hasil pengujian yang saya lakukan dengan perangkat Nokia Lumia 620.
02 Mei 2013
Posted by Bambang Dwi Atmoko
Langkah Menjadi Developer Aplikasi & Membangun Startup
Ingin menjadi developer aplikasi? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisa meraih kesuksesan.
Penggunaan smartphone di kalangan konsumen semakin marak. Salah satu kelebihan ponsel cerdas ini adalah kemampuannya untuk di-install berbagai macam aplikasi. Untuk mempermudah akses bagi konsumen, penyedia platform smartphone membuat application store. Keberadaan toko aplikasi semakin mempermudah para developer untuk memasarkan aplikasinya. Sekarang ini, banyak sekali bermunculan perusahaan startup lokal yang mengembangkan aneka aplikasi dan game untuk smartphone. Ada di antaranya yang sukses, ada juga yang berdarah-darah. Nah, apa saja resep yang diperlukan agar bisa menjadi developer aplikasi yang berhasil? Berikut ini tips dari beberapa praktisi developer yang sudah malang melintang di industri aplikasi.
Penggunaan smartphone di kalangan konsumen semakin marak. Salah satu kelebihan ponsel cerdas ini adalah kemampuannya untuk di-install berbagai macam aplikasi. Untuk mempermudah akses bagi konsumen, penyedia platform smartphone membuat application store. Keberadaan toko aplikasi semakin mempermudah para developer untuk memasarkan aplikasinya. Sekarang ini, banyak sekali bermunculan perusahaan startup lokal yang mengembangkan aneka aplikasi dan game untuk smartphone. Ada di antaranya yang sukses, ada juga yang berdarah-darah. Nah, apa saja resep yang diperlukan agar bisa menjadi developer aplikasi yang berhasil? Berikut ini tips dari beberapa praktisi developer yang sudah malang melintang di industri aplikasi.
25 April 2013
Posted by Bambang Dwi Atmoko
Rekening Ponsel CIMB Niaga, Rekening Bank Berbasis Nomor Ponsel
Melalui layanan ini, nasabah bisa melakukan transfer dana gratis ke seluruh nomor ponsel di Indonesia, membeli pulsa ponsel prabayar, pembayaran tagihan, bahkan menarik tunai tanpa menggunakan kartu ATM.
Industri telekomunikasi telah memasuki masa saturasi atau kejenuhan. Penyebabnya adalah jumlah subscriber yang sudah melebihi populasi penduduk, sehingga meski ada pertumbuhan pelanggan tetapi tak bisa lagi segencar dulu. Hal inilah yang selalu didengung-dengungkan oleh operator penyelenggara layanan selular. Sehingga mereka harus lebih kreatif dan bekerja ekstra keras untuk menjaring pelanggan sekaligus peningkatan pendapatan. Di sisi lain, besarnyanya jumlah pelanggan tersebut menjadi santapan yang menggiurkan bagi kalangan perbankan.
Dari data Bank Indonesia (BI), seperti dilansir dari Kompas.com, pemilik rekening di Tanah Air hanya 60 juta orang, berbeda jauh jika dibandingkan dengan jumlah pelanggan selular. Selain itu, masih ada 120 juta orang yang layak memiliki rekening tetapi tetap memilih tidak memiliki rekening di bank. Inilah yang dibidik oleh kalangan perbankan, salah satunya CIMB Niaga. Bank nasional terbesar kelima ini pada awal April yang lalu menggelar layanan mobile money bertajuk Rekening Ponsel.
15 April 2013
Posted by Bambang Dwi Atmoko
Review Fitur Kamera di BlackBerry Z10
BlackBerry Z10 menghadirkan kamera 8 MP pecinta foto dengan menyertakan fitur unggulan Time Shift yang sanggup memilih wajah terbaik saat memotret untuk mendapatkan hasil foto sempurna.Pada peluncuran sistem operasi BlackBerry 10 akhir Januari yang lalu, diperkenalkan perangkat baru BlackBerry Z10 yang dibekali dua buah kamera masing-masing menghasilkan resolusi 8 MP (rear camera) dan 2 MP (front camera). Di Indonesia, smartphone flagship dari BlackBerry ini telah dijual oleh empat operator GSM (Telkomsel, XL, Indosat, dan Axis) serta jaringan retail resmi dengan harga di kisaran Rp 7 jutaan.
Secara teknis, spesifikasi sensor kameranya memakai backside illumination yang menopang kinerja lebih baik pada pencahayaan rendah. Elemen lensanya ada lima buah, dengan aperture besar F/2.2. Seperti biasa, terdapat lampu kilat yang membantu pencahayaan walaupun penggunaannya kurang direkomendasikan, kecuali sebagai opsi terakhir karena hasil yang kurang natural. Untuk menarik minat pecinta foto, BlackBerry menghadirkan fitur inovatif Time Shift yang bekerja serupa mesin waktu.
Time Shift
Golden moment selalu menjadi prioritas bagi fotografer. Menunggu saat-saat yang sempurna untuk memotret, berarti menghasilkan foto yang sempurna. Momen tidak bisa diulang. Terlambat beberapa detik saja, berarti sudah kehilangan momen. Itulah prinsip yang dipercaya oleh sebagian besar fotografer profesional. BlackBerry rupanya memahami hal itu. Selain meningkatkan kualitas kamera agar lebih berdaya saing dengan produk kompetitor, perusahaan yang dulu bernama Research In Motion ini juga membekali dengan fitur inovatif Time Shift.
[caption id="attachment_3305" align="aligncenter" width="800"]
Fitur Time Shift di BlackBerry Z10[/caption]Pada dasarnya Time Shift adalah pengembangan dari burst mode atau continous shooting yang memotret obyek yang berurutan hingga beberapa frame sekaligus. Bedanya, Time Shift telah menangkap sebanyak lima frame sesaat sebelum pemotretan sesungguhnya yang ditandai dengan terdengarnya bunyi shutter dan mengambil lima frame lagi sesudanya. Sampai di sini, fitur ini masih ada yang menyamai yaitu Time Catch Shoot milik LG yang ada di LG Optimus 4X HD. Tetapi Time Shift melalukan yang lebih dari itu.
Setelah memotret, aplikasi kamera akan membawa ke viewer yang menampilkan hasil foto. Di layar bagian bawah, terdapat garis bar dengan poin indikator dan ikon Time Shift yang bisa digeser. Selanjutnya Anda bisa memilih mana frame yang terbaik. Fitur ini direkomendasikan untuk memotret subyek yang terdiri dari beberapa orang atau istilah gampangnya, foto bareng. Karena dengan cerdas, hasil jepretan akan mendeteksi wajah pengguna.
Jika pada hasil foto, ekspresi wajah pada subyek tidak tampil sempurna - seperti ada yang memejamkan mata, menengok, dan sebagainya – maka kita bisa memutar fitur Time Shift untuk melihat beberapa ekspresi lain dari wajah yang difoto. Tak hanya satu wajah, tetapi beberapa wajah bisa diperbaiki satu per satu. Setelah itu, pilihan terbaik akan digabungkan semuanya, sehingga menciptakan gambar yang sempurna. Bayangkan, berapa lama waktu yang Anda butuhkan jika melakukan rekayasa seperti itu di aplikasi Photoshop di komputer. Sedangkan di Time Shift, semuanya dilakukan dengan langkah yang singkat dan simpel.
Photo Editor
[caption id="attachment_3306" align="aligncenter" width="400"]
Antarmuka Photo Editor[/caption]Time Shift adalah ide brilian dari BlackBerry untuk membantu fotografer memperoleh golden moment, terutama pada saat foto portrait. Selain itu, vendor juga menyediakan fitur built-in Photo Editor untuk memperbaiki foto langsung dari perangkat. Fiturnya terbilang sangat lengkap untuk sebuah aplikasi smartphone, walaupun mengingatkan dengan fitur built-in serupa yang ada di Android. Pengguna bisa mentransformasi foto mencakup rotate, cropping, dan flip. Kemudian meningkatkan tampilan dengan red-eye reduction, brightness, white balance, contrast, sharpness, saturation, dan noise reduction. Memberikan efek artistik seperti black and white, lomo, antique, sepia, whiteboard, water color, negative, dan sketch. Hingga memberi styles berupa smooth face, sixties, grain, age photo, film strip, halftone, cartoon dan big eyes.
Pengujian Kamera BlackBerry Z10
Dari pengujian memakai BlackBerry Z10, performa kameranya cukup memuaskan. Proses penentuan fokus sangat cepat hanya sekian mili detik. Begitupun dengan kecepatan memotretnya. Menyentuh layar berarti menentukan posisi fokus sekaligus memotretnya. Menariknya, meski tidak menyertakan tombol shutter kamera yang biasanya berada di bodi bagian samping, ternyata kita bisa memotret dengan tombol volume.
Ketika di luar ruangan, hasil fotonya terlihat cemerlang. Tajam dan mengeluarkan warna yang natural. Memotret di malam hari mapun indoor juga menghasilkan foto yang bagus, asalkan pencahayaan dari lampu memadai dan pegangan tangan kuat. Tetapi saat cahaya redup, maka terlihat noise-nya cukup jelas. Setidaknya,
BlackBerry boleh berbangga, kerja kerasnya tak sia-sia. Tetapi hanya mengandalkan dua fitur fotografi tersebut tidak bisa menjadi jaminan kesuksesan produknya, terutama untuk memikat para pecinta mobile photography. Karena kompetitor juga telah melaju ke depan. Sebagai contoh, iOS meski fitur kameranya sederhana, tetapi memiliki aplikasi fotografi yang sangat melimpah. Sedangkan Android di versi Jelly Bean punya fitur Photo Sphere, HDR, serta dukungan aplikasi yang banyak. Tantangan lainnya, bagaimana BlackBerry merangkul developer untuk membuat berbagai aplikasi keren seputar fotografi seperti halnya yang ada di platform iOS dan Android.
Hasil Foto
[gallery type="square" link="post" columns="2" ids="3307,3308,3309,3310,3312,3313,3314,3315"]
Catatan: foto-foto di New York tersebut dipotret oleh Lukman Aribowo dari Majalah Selular saat meliput peluncuran BlackBerry 10 di New York, akhir Januari yang lalu.
09 April 2013
Posted by Bambang Dwi Atmoko
Panduan Bagi yang Ingin Belajar Mobile Photography

Jika diperhatikan, trend mobile photography saat ini semakin mewabah. Memotret dengan alat berupa ponsel ini memberikan nuansa baru yang semakin menambah semarak dunia fotografi. Meski ada yang mencibir kualitas gambarnya yang mungkin kalah jauh dibanding kamera DSLR profesional, tetapi fakta membuktikan bahwa pertumbuhannya sangat pesat. Sudah menjadi gejala, ketika banyak pemilik kamera DSLR menyimpan barang berharganya ini di rumah. Sebagai gantinya hanya membawa smartphone yang kecil dan simpel, namun di dalamnya memiliki kamera yang cukup baik dan aplikasi melimpah.



